Kecelakaan Minibus di Pacet, RSUD Sumberglagah Tangani 16 Korban

Kecelakaan Minibus di Pacet, RSUD Sumberglagah Tangani 16 Korban

Smallest Font
Largest Font

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sumberglagah di Mojokerto menangani 16 pasien yang menjadi korban kecelakaan minibus Isuzu di wilayah Pacet. Seluruh korban, yang berasal dari Surabaya, mengalami luka ringan akibat insiden tersebut.

RSUD Sumberglagah Tetapkan Status KLB

Kepala Seksi Pelayanan Medis (Kasi Yanmed) RSUD Sumberglagah, dr. Praviko Rahmadho menjelaskan bahwa meski luka ringan, banyaknya pasien datang bersamaan membuat rumah sakit menetapkan kejadian ini sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB).

“Seluruh pasien berjumlah 16 orang sudah kami tangani. Kondisinya luka ringan, tidak ada korban dengan luka berat. Namun karena datang bersamaan dan jumlahnya cukup banyak, maka kami tetapkan sebagai kejadian luar biasa,” ungkapnya, Kamis (1/1/2026).

Penanganan Cepat dan Optimal

Rumah sakit segera mengaktifkan prosedur penanganan kegawatdaruratan untuk memastikan setiap pasien mendapatkan pelayanan medis secara cepat dan optimal. Tindakan yang dilakukan meliputi pemeriksaan menyeluruh, observasi, dan perawatan luka.

Kondisi Pasien Stabil

Seluruh pasien dalam kondisi stabil dan telah menerima penanganan sesuai prosedur. RSUD Sumberglagah menjamin kesiapsiagaan tenaga medis dan fasilitas kesehatan untuk menghadapi situasi darurat, terutama kecelakaan lalu lintas di jalur wisata Pacet.

Kronologi Kecelakaan

Sebelumnya, minibus Isuzu dengan nomor polisi L 7791 AF mengalami kecelakaan akibat rem blong di turunan AMD Sendi, Dusun Pacet Selatan, Desa Pacet. Minibus yang membawa 16 penumpang tersebut terbalik sekitar pukul 16.30 WIB.

Penyebab Kecelakaan Diduga Rem Blong

Kecelakaan tunggal ini diduga disebabkan oleh masalah pada sistem pengereman kendaraan.

Lokasi Rawan Kecelakaan

Jalur turunan AMD Sendi memang dikenal sebagai area rawan kecelakaan, terutama bagi kendaraan yang tidak dalam kondisi prima.

Antisipasi Kecelakaan di Jalur Wisata

Pihak RSUD Sumberglagah mengimbau para pengendara untuk selalu memeriksa kondisi kendaraan sebelum melintasi jalur wisata Pacet. Selain itu, pengemudi juga diimbau untuk berhati-hati dan mematuhi rambu lalu lintas.

“Kami siap memberikan pelayanan terbaik bagi korban kecelakaan. Kami juga berharap para pengendara lebih waspada agar kejadian serupa tidak terulang,” pungkas dr. Praviko.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow