Bojonegoro Tempel Stiker Keluarga Miskin untuk Transparansi Bansos
Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bojonegoro mengambil langkah tegas dengan memasang stiker keluarga miskin di rumah-rumah penerima bantuan sosial (bansos). Tujuannya adalah untuk meningkatkan transparansi penyaluran bantuan dan memastikan data penerima lebih akurat.
Transparansi Bansos dengan Stikerisasi
Pemasangan stiker ini dilakukan langsung oleh para pendamping sosial. Mereka berpedoman pada data penerima yang tercatat dalam Data Mandiri Masyarakat Miskin Daerah (Damisda) Bojonegoro.
Pemasangan Stiker Dimulai
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bojonegoro, Agus Susetyo Hardiyanto, menjelaskan bahwa proses pemasangan stiker telah dimulai setelah pendistribusian ke tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan.
"Iya mulai kita pasang sekarang," ujar Agus Susetyo Hardiyanto, Rabu (31/12/2025).
Tujuan Pemasangan Stiker
Identifikasi Penerima Bantuan
Penempelan stiker ini bertujuan untuk memudahkan identifikasi rumah tangga yang menerima bantuan sosial. Dengan demikian, diharapkan bantuan dapat benar-benar tepat sasaran.
Keterbukaan Informasi Publik
Agus menambahkan bahwa pemasangan stiker ini juga merupakan bagian dari upaya meningkatkan keterbukaan informasi publik. Selain itu, juga mendukung proses monitoring, evaluasi, dan pemutakhiran data kemiskinan di Bojonegoro.
"Pemasangan stiker bertujuan untuk memudahkan identifikasi rumah tangga penerima bantuan sosial, meningkatkan keterbukaan informasi publik, serta mendukung proses monitoring, evaluasi, dan pemutakhiran data kemiskinan di Kabupaten Bojonegoro," jelasnya.
Akuntabilitas dan Evaluasi Masyarakat
Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, sebelumnya menyampaikan bahwa kebijakan pemasangan stiker ini bertujuan untuk membangun akuntabilitas dan mendorong evaluasi mandiri di tingkat masyarakat.
"Kalau sudah ada kenaikan kelas, atau pendapatannya naik, biasanya dipasang stiker malu. Dari situ akan diketahui bahwa yang lebih miskin ada," jelas Nurul Azizah.
Penurunan Angka Kemiskinan dan Stunting
Komitmen Pemerintah Daerah
Langkah ini sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam upaya menurunkan angka kemiskinan. Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan penurunan angka kemiskinan di Bojonegoro dari 11,69 persen menjadi 11,49 persen.
Penurunan Angka Stunting
Pemkab Bojonegoro juga mencatat penurunan angka stunting dari 14,2 persen menjadi 12 persen.
Harapan Pemerintah Daerah
Melalui kebijakan pemasangan stiker keluarga miskin ini, pemerintah daerah berharap dapat memperkuat dasar perencanaan pembangunan. Pemerintah juga ingin memastikan bahwa bantuan sosial benar-benar diterima oleh warga yang berhak.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow