Kabupaten Mojokerto Resmikan Lima Jembatan Baru untuk Tingkatkan Konektivitas

Kabupaten Mojokerto Resmikan Lima Jembatan Baru untuk Tingkatkan Konektivitas

Smallest Font
Largest Font

Pemerintah Kabupaten Mojokerto meresmikan lima jembatan baru yang tersebar di sejumlah kecamatan. Peresmian ini merupakan bagian dari program pembangunan infrastruktur tahun anggaran 2025 yang bertujuan untuk meningkatkan konektivitas dan aksesibilitas masyarakat.

Peresmian Simbolis di Jembatan Lebaksono

Peresmian dilakukan secara simbolis oleh Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra di Jembatan Lebaksono, Desa Lebaksono, Kecamatan Pungging. Jembatan ini menjadi lokasi utama peresmian kelima jembatan tersebut.

Daftar Lima Jembatan yang Diresmikan

Lima jembatan yang diresmikan meliputi:

  • Jembatan Jurang III di Kecamatan Ngoro
  • Jembatan Talunbrak di Kecamatan Dawarblandong
  • Jembatan Lebaksono di Kecamatan Pungging
  • Jembatan Buntut II di Kecamatan Bangsal
  • Jembatan Swideng di Kecamatan Trowulan

Jembatan Lebaksono memiliki lebar 7 meter dan panjang 60 meter. Jembatan ini menjadi simbol keberhasilan pembangunan infrastruktur strategis di Kabupaten Mojokerto.

Laporan Capaian Pembangunan Dinas PUPR

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mojokerto, Anik Mutammima Kurniawati menyampaikan laporan capaian pembangunan sepanjang tahun 2025. Total anggaran yang dikelola Dinas PUPR, di luar gaji pegawai, mencapai Rp187 miliar.

“Pada akhir tahun 2025 ini, kami melaporkan kinerja atas program-program yang telah dilaksanakan, mulai dari pembangunan lima jembatan hingga infrastruktur penunjang lainnya. Ada sejumlah capaian utama, diantaranya rekonstruksi dan pemeliharaan jalan sepanjang 34,75 kilometer,” ungkapnya.

Pembangunan Infrastruktur Lainnya

Selain pembangunan jembatan, Dinas PUPR juga telah menyelesaikan:

  • Pembangunan drainase di 14 titik dengan total panjang 9,1 kilometer
  • Pembersihan saluran sepanjang 13 kilometer
  • Pembangunan gedung dan stadion pelayanan publik di 10 lokasi
  • Perbaikan sarana irigasi di 32 titik dengan normalisasi saluran sepanjang 24,3 kilometer

“Keberhasilan ini merupakan hasil kerja bersama seluruh unsur Pemerintah Kabupaten Mojokerto dengan dukungan aparat penegak hukum. Ini bukan hanya hasil kerja Dinas PUPR, tetapi hasil kerja pemerintah daerah dengan dukungan Kejaksaan Negeri, Polres Kabupaten Mojokerto, dan Polres Mojokerto Kota,” katanya.

Komitmen Pemerintah Daerah dalam Pelayanan Masyarakat

Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur menjadi wujud komitmen pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Sepanjang 2025 pemerintah daerah telah menyelesaikan pembangunan sekitar 34 kilometer jalan dan memperbaiki lebih dari 80 kilometer jalan rusak.

“Selain jalan, hari ini kita juga meresmikan lima jembatan sekaligus. Ini menjadi bagian penting dalam meningkatkan konektivitas dan aksesibilitas masyarakat. Semua tidak lepas dari peran Forkopimda, khususnya kepolisian dan kejaksaan, yang turut mengawasi pelaksanaan proyek agar kualitas pembangunan tetap terjaga,” ujarnya.

Prioritas Pembangunan Infrastruktur

Menurutnya, infrastruktur seperti jalan, jembatan, irigasi, dan drainase merupakan kebutuhan mendesak masyarakat sehingga mutu pengerjaan harus terus ditingkatkan. Pemerintah daerah tetap menjalankan program prioritas meskipun dihadapkan pada keterbatasan anggaran.

“Diantaranya jaminan kesehatan gratis bagi masyarakat tidak mampu serta program perbaikan rumah tidak layak huni. Tahun ini, sebanyak 620 unit rumah berhasil diperbaiki melalui APBD maupun sumber pendanaan lainnya. Semoga Jembatan Lebaksono dan jembatan lainnya membawa keberkahan dan memudahkan aktivitas masyarakat desa, baik untuk mobilitas, ekonomi, maupun pelayanan,” tegasnya.

Dampak Positif Peresmian Jembatan

Peresmian lima jembatan ini menegaskan komitmen Pemkab Mojokerto dalam memperkuat konektivitas antar wilayah dan meningkatkan akses masyarakat. Hal ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan berkelanjutan di daerah.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow