Khofifah Serahkan Penghargaan Lingkungan Hidup 2025, Apresiasi Inovasi Lokal
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyerahkan Penghargaan Lingkungan Hidup Tahun 2025 dalam acara yang diselenggarakan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jawa Timur di Surabaya. Apresiasi ini sebagai upaya memperkuat semangat mewujudkan pembangunan Jawa Timur yang berorientasi pada pelestarian lingkungan berkeadaban.
Pembangunan Berkelanjutan dan Pelestarian Lingkungan
Khofifah menegaskan bahwa pelestarian lingkungan hidup tidak dapat dipisahkan dari arah dan filosofi pembangunan daerah. Pembangunan berkelanjutan hanya dapat diwujudkan apabila dijalankan secara seimbang antara ikhtiar ekologis dengan penguatan nilai etika serta spiritual.
“Pembangunan Jawa Timur harus bertumpu pada keseimbangan antara kepedulian terhadap lingkungan hidup dan pembangunan karakter. Dari sinilah nilai keberlanjutan dan keberadaban itu bertemu,” ujar Khofifah.
Tantangan Lingkungan di Jawa Timur
Khofifah mengungkapkan bahwa Jawa Timur masih dihadapkan pada berbagai tantangan lingkungan, mulai dari dampak perubahan iklim, pengelolaan sampah, krisis air bersih, degradasi lahan, hingga pencemaran sungai dan laut.
Optimisme dari Inovasi Lokal
Meskipun demikian, Khofifah menyampaikan optimisme seiring tumbuhnya inovasi lokal serta praktik-praktik baik yang berangkat dari kesadaran individu dan berkembang menjadi gerakan kolektif di masyarakat.
“Harapan besar justru lahir dari langkah-langkah kecil yang dilakukan secara konsisten. Dari kesadaran individu, tumbuh gerakan bersama untuk menjaga lingkungan hidup,” ungkapnya.
Penerima Penghargaan Lingkungan Hidup 2025
Penghargaan Lingkungan Hidup Tahun 2025 diberikan kepada berbagai pihak yang dinilai konsisten dan berkomitmen dalam perlindungan serta pengelolaan lingkungan hidup. Penerima penghargaan mencakup desa dan kelurahan, komunitas, lembaga pendidikan, pesantren, hingga individu pegiat lingkungan.
Khofifah menyampaikan apresiasi atas keteladanan dan kontribusi nyata para penerima penghargaan. Ia menegaskan bahwa upaya pelestarian lingkungan menjadi fondasi penting bagi pembangunan jangka panjang.
“Penghargaan ini bukan sekadar apresiasi, tetapi pengakuan atas komitmen dan konsistensi. Para penerima telah menunjukkan bahwa pembangunan dan kelestarian lingkungan bukan dua hal yang saling meniadakan, melainkan harus berjalan beriringan,” tegasnya.
Daftar Penerima Penghargaan
Desa/Kelurahan Bersih dan Lestari (BERSERI) Terbaik Tahun 2025
Penghargaan diberikan kepada:
- Desa Sumberdem Kecamatan Wonosari Kabupaten Malang
- Kelurahan Kebonsari Kecamatan Tuban Kabupaten Tuban
- Kelurahan Babatan Kecamatan Wiyung Kota Surabaya
- Desa Munjungan Kecamatan Munjungan Kabupaten Trenggalek
- Kelurahan Rogotrunan Kecamatan Lumajang Kabupaten Lumajang
- Desa Tertek Kecamatan Pare Kabupaten Kediri
- Kelurahan Manukan Kulon Kecamatan Tandes Kota Surabaya
- Kelurahan Bakalan Kecamatan Bugul Kidul Kota Pasuruan
- Desa Ketanen Kecamatan Panceng Kabupaten Gresik
- Kelurahan Sananwetan Kecamatan Sananwetan Kota Blitar
Program Kampung Iklim (ProKlim) Utama
Penghargaan diraih oleh:
- RW 001 Winongo Kecamatan Manguharjo Kota Madiun
- RW 04 Sumberrejo Kecamatan Pakal Kota Surabaya
- RW 02 Sukomulyo Kecamatan Manyar Kabupaten Gresik
Sekolah Adiwiyata Provinsi Tahun 2025
Penghargaan diberikan kepada:
- SMKN 2 Kota Mojokerto
- SMPN 2 Taman Kabupaten Sidoarjo
- SD Negeri Wonorejo 02 Kabupaten Madiun
Eco Pesantren Tahun 2025
Penghargaan diberikan kepada:
- Pondok Pesantren Refah Islami Kabupaten Gresik
- Pondok Pesantren Babussalam Kabupaten Jombang
- Pondok Pesantren Tahfidz Al-Qur’an Darul Fikri Anggaswangi Kabupaten Sidoarjo
Pelestari Fungsi Lingkungan Hidup (PFLH) Tahun 2025
Penghargaan diberikan kepada:
- Kelompok Pecinta Alam Bala Daun Mertasari Kabupaten Pasuruan
- Hj. Maftuhah Mustiqowati dari Kabupaten Jombang sebagai Pembina Lingkungan
- Moh. Rasid dari Kabupaten Probolinggo sebagai Perintis Lingkungan
Penyerahan penghargaan dilakukan dalam bentuk piagam.
Capaian Jawa Timur di Bidang Lingkungan Hidup
Jawa Timur berhasil memperoleh 94 Penghargaan Adiwiyata Mandiri dan 186 Penghargaan Adiwiyata Nasional. DLH Provinsi Jawa Timur juga membina Program Desa/Kelurahan Bersih dan Lestari yang telah menetapkan 180 desa, dengan 115 desa di antaranya menerima reward kendaraan roda tiga. DLH Provinsi Jawa Timur juga menjalankan pembinaan pengelolaan sampah berbasis pesantren melalui program Eco Pesantren.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow