Malam Tahun Baru di Banyuwangi: Muhasabah dan Doa Bersama Ribuan Jamaah
Kabupaten Banyuwangi mengakhiri tahun 2025 dengan kegiatan muhasabah dan doa bersama yang berlangsung di Alun-alun Taman Blambangan pada Rabu malam (31/12/2025), diikuti oleh ribuan jamaah sebagai refleksi spiritual menyambut tahun baru dengan harapan dan keberkahan.
Ulama Banyuwangi Pimpin Doa untuk Keberkahan Daerah
Sejumlah tokoh agama dan ulama terkemuka turut hadir dalam acara tersebut, di antaranya KH Zainullah Marwan, KH Toha Muntaha, KH Hasan Toha, KH Ahmad Wahyudi, KH Riza Azizy, serta Ketua MUI Banyuwangi KH Muhaimin Asmuni, beserta para kiai lainnya.
Istigasah dan Sholawat Menggema di Alun-alun
Para ulama memimpin jamaah dalam doa, memohon agar Banyuwangi senantiasa dilimpahi keberkahan dan perlindungan. Acara diisi dengan istigasah dan doa bersama yang dipimpin bergantian oleh para kiai.
Lantunan sholawat dari Majelis Sholawat Mahabbatun Nabi turut memeriahkan acara. Suasana khusyuk semakin terasa menjelang penutupan malam refleksi dengan penampilan musik dari Sabrang MDP dan Letto.
Ribuan Jamaah dan Pejabat Daerah Larut dalam Doa
Ribuan jamaah, tokoh agama, kiai, serta pejabat daerah tampak khusyuk dalam suasana doa, bermunajat memohon keberkahan bagi Banyuwangi di tahun yang akan datang.
Ajakan Bupati Ipuk untuk Mendoakan Sesama
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengajak seluruh masyarakat untuk mengirimkan doa terbaik, tidak hanya untuk Banyuwangi, tetapi juga bagi saudara-saudara yang sedang mengalami musibah.
"Tidak semua saudara kita menutup tahun 2025 dengan kegembiraan. Maka pada malam ini mari kita penuhi dengan doa. Kita hadiahkan doa terbaik untuk saudara-saudara kita yang sedang diuji," kata Ipuk.
Banyuwangi Bersyukur atas Capaian Positif di Tahun 2025
Ipuk menyatakan rasa syukurnya karena Banyuwangi mampu melewati tahun 2025 dengan berbagai capaian positif. Menurutnya, beragam prestasi dan keberhasilan yang diraih merupakan hasil gotong royong seluruh elemen masyarakat.
Semangat Kebersamaan sebagai Kunci Pembangunan Daerah
Sesuai dengan tema Hari Jadi Banyuwangi, Tandang Bareng, Ipuk menekankan bahwa semangat kebersamaan menjadi kunci utama dalam membangun daerah.
"Semoga di tahun 2026 menjadi tahun yang lebih baik, lebih damai, dan berkah bagi Banyuwangi. Semoga Allah SWT terus melindungi Banyuwangi, menjauhkan dari segala bala dan bencana," harapnya.
Dialog Virtual dengan Ikawangi di Sumatera
Pada momentum refleksi akhir tahun tersebut, Ipuk juga melakukan dialog virtual dengan Ikatan Keluarga Banyuwangi (Ikawangi) di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Ia menyampaikan duka dan keprihatinan atas bencana yang menimpa keluarga Banyuwangi di wilayah tersebut.
"Kami turut berduka atas musibah yang dialami saudara-saudara kita. Semoga Ikawangi di Aceh dan Sumatera selalu dilindungi Allah dan segera pulih," kata Ipuk.
Penggalangan Donasi untuk Korban Bencana di Sumatera
Ipuk menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Banyuwangi telah menggalang donasi kemanusiaan melalui program "Banyuwangi Berbagi". Donasi tersebut akan disalurkan melalui Ikawangi Pusat kepada warga Banyuwangi yang terdampak bencana di Sumatera.
"Semoga bermanfaat dan barokah. Salam untuk keluarga besar Ikawangi di Aceh dan Sumatera dari kami semua," pungkasnya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow