Doa Perjalanan: Amalan Agar Selamat Sampai Tujuan dan Mendapat Keberkahan

Doa Perjalanan: Amalan Agar Selamat Sampai Tujuan dan Mendapat Keberkahan

Smallest Font
Largest Font

Melakukan perjalanan, baik dekat maupun jauh, selalu memiliki risiko. Sebagai seorang Muslim, memohon perlindungan kepada Allah SWT adalah hal terpenting agar terhindar dari bahaya. Membaca doa perjalanan saat menaiki kendaraan adalah salah satu ikhtiar batin untuk memohon keselamatan, keberkahan, dan kemudahan selama perjalanan, baik melalui darat, laut, maupun udara.

Rasulullah SAW selalu mengajarkan umatnya untuk tidak lupa berdoa, mulai dari melangkah keluar rumah hingga duduk di atas kendaraan. Berikut adalah panduan lengkap mengenai bacaan doa, dalil, serta adab-adab perjalanan (safar) yang perlu diketahui.

Dalil Anjuran Berdoa Saat Naik Kendaraan

Anjuran untuk berdoa saat menaiki kendaraan tercantum jelas dalam Al-Qur'an. Allah SWT memerintahkan hamba-Nya untuk mengingat nikmat kendaraan yang telah diciptakan-Nya. Hal ini tertuang dalam Surat Az-Zukhruf ayat 13-14:

Litastawu ‘ala zuhurihi summa tazkuru ni’mata rabbikum izastawaitum ‘alaihi wa taqulu subhanallazi sakhkhara lana haza wa ma kunna lahu muqrinin. Wa inna ila rabbina lamunqalibun.

Artinya: "Supaya kamu duduk di atas punggungnya kemudian kamu ingat nikmat Tuhanmu apabila kamu telah duduk di atasnya; dan supaya kamu mengucapkan: 'Maha Suci Tuhan yang telah menundukkan semua ini bagi kami padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya, dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami'." (QS. Az-Zukhruf: 13-14).

Urutan Doa Perjalanan yang Dianjurkan

Agar mendapatkan pahala yang sempurna dan perlindungan yang maksimal, berikut adalah urutan doa yang sebaiknya dibaca, mulai dari keluar rumah hingga berada di atas kendaraan.

Doa Keluar Rumah

Sebelum menuju kendaraan, awali dengan membaca doa keluar rumah agar setan menjauh dan Allah memberikan petunjuk:

Bismillahi, tawakkaltu ‘alallah, laa haula wa laa quwwata illaa billaah.

Artinya: "Dengan nama Allah, aku bertawakkal kepada Allah. Tiada daya dan kekuatan kecuali dengan Allah."

Doa Naik Kendaraan

Ketika kaki sudah melangkah naik atau tubuh sudah duduk di dalam kendaraan, bacalah doa berikut ini, yang bersumber dari ayat Al-Qur'an di atas:

Subhaanalladzii sakhkhara lanaa hadzaa, wamaa kunnaa lahuu muqriniin, wa innaa ilaa rabbinaa lamunqalibuun.

Artinya: "Maha Suci Tuhan yang telah menundukkan semua ini bagi kami padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya, dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami."

Doa Safar (Perjalanan Jauh)

Jika perjalanan yang ditempuh adalah perjalanan jauh (safar), Rasulullah SAW biasa menambahkan doa berikut setelah doa naik kendaraan:

Allahumma inna nas'aluka fii safarinaa hadzal birra wat taqwa, wa minal 'amali maa tardhaa. Allahumma hawwin 'alainaa safaranaa hadza, wathwi 'annaa bu'dahu. Allahumma antash shaahibu fis safari, wal khaliifatu fil ahli. Allahumma inni a'udzubika min wa'tsaa-is safari, wa ka-aabatil manzhari, wa suu-il munqalabi fil maali wal ahli.

Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya kami memohon kepada-Mu dalam perjalanan ini kebaikan dan ketakwaan, serta amal yang Engkau ridhai. Ya Allah, mudahkanlah perjalanan kami ini, dan dekatkanlah jauhnya. Ya Allah, Engkau adalah teman dalam perjalanan dan pengganti dalam keluarga. Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kelelahan dalam bepergian, pemandangan yang menyedihkan, dan kepulangan yang buruk dalam harta dan keluarga." (HR. Muslim).

Adab Perjalanan yang Dianjurkan Rasulullah SAW

Selain membaca doa, menerapkan adab perjalanan akan menambah keberkahan. Berikut adalah beberapa adab yang diajarkan Nabi Muhammad SAW:

  • Berniat Baik: Pastikan perjalanan bukan untuk maksiat, melainkan untuk silaturahmi, bekerja, menuntut ilmu, atau tadabur alam.
  • Berpamitan: Mengucapkan salam dan meminta doa restu kepada keluarga yang ditinggalkan.
  • Membaca Takbir dan Tasbih: Disunnahkan membaca takbir (Allahu Akbar) ketika kendaraan menanjak atau pesawat lepas landas, dan membaca tasbih (Subhanallah) ketika kendaraan menurun atau pesawat mendarat.
  • Memperbanyak Dzikir dan Doa: Waktu safar adalah salah satu waktu mustajab untuk berdoa. Manfaatkan waktu di perjalanan untuk memohon kebaikan dunia dan akhirat.
  • Menjaga Salat: Jangan meninggalkan salat wajib. Jika perjalanan jauh memenuhi syarat, Anda dapat melakukan jamak dan qashar salat.

Kesimpulan

Dengan mengamalkan doa perjalanan naik kendaraan serta adab-adab di atas, diharapkan perjalanan senantiasa dalam lindungan Allah SWT, terhindar dari kecelakaan, dan kembali ke rumah dengan selamat membawa keberkahan.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow