Siklon Tropis Hiley dan Bibit Siklon 98S Pengaruhi Cuaca Ekstrem di Indonesia
Dinamika atmosfer terkini dipengaruhi oleh Siklon Tropis Hiley di Samudra Hindia Selatan Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Bibit Siklon 98S di Australia, memicu pertumbuhan awan hujan dan peningkatan kecepatan angin di berbagai wilayah Indonesia. Masyarakat diimbau waspada terhadap potensi cuaca ekstrem.
Prakiraan Cuaca Selasa, 30 Desember 2025
Pulau Sumatera
Sebagian besar kota di Sumatera diperkirakan akan mengalami hujan ringan. Padang berpotensi hujan sedang, sementara Banda Aceh dan Pangkalpinang berpotensi hujan petir.
Pulau Jawa
Yogyakarta dan Surabaya diprediksi berawan tebal. Serang dan Semarang berpotensi hujan ringan. Jakarta diperkirakan hujan sedang, dan Bandung berpotensi hujan petir.
Pulau Bali dan Nusa Tenggara
Denpasar diprediksi berawan tebal. Mataram dan Kupang berpotensi hujan ringan.
Pulau Kalimantan
Palangkaraya diperkirakan hujan ringan. Samarinda dan Tanjung Selor berpotensi hujan sedang, sementara Pontianak dan Banjarmasin berpotensi hujan petir.
Pulau Sulawesi
Palu berpotensi mengalami asap atau kabut. Sebagian besar wilayah Sulawesi diperkirakan hujan ringan.
Wilayah Timur Indonesia
Manokwari diprediksi berawan tebal. Ternate, Ambon, dan sebagian besar wilayah Papua berpotensi hujan ringan. Sorong dan Merauke diperkirakan hujan sedang.
Analisis Dinamika Atmosfer dan Bibit Siklon
Siklon Tropis Hiley terpantau di Samudra Hindia Selatan NTT dan diprediksi bergerak ke arah tenggara. Sistem ini diperkirakan punah saat memasuki daratan Australia dalam 48-72 jam ke depan.
Sistem ini meningkatkan kecepatan angin (low level jet) hingga lebih dari 25 knot serta membentuk daerah konvergensi dan konfluensi dari Samudra Hindia Selatan NTB hingga NTT.
Bibit Siklon 98S terpantau di daratan Australia bagian utara dengan kecepatan angin 35 knot. Intensitasnya diprediksi menurun dalam 24 jam ke depan dan tidak memberikan dampak langsung terhadap cuaca Indonesia.
Sirkulasi Siklonik lainnya terpantau di Samudra Hindia Barat Aceh, Barat Daya Lampung, dan perairan utara Kalimantan Barat, memicu pembentukan konvergensi memanjang di:
Samudra Hindia Barat Aceh dan Laut Andaman
Samudra Hindia Barat Bengkulu hingga Selat Sunda bagian selatan
Laut Cina Selatan hingga Laut Natuna
Peringatan Dini dan Kesiapsiagaan
Kombinasi dinamika atmosfer menyebabkan potensi cuaca signifikan. Peningkatan kesiapsiagaan diperlukan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat di wilayah:
Aceh
Sumatera Utara
Kepulauan Bangka Belitung
Bengkulu
Lampung
Banten
Jakarta
Kalimantan Timur
Kalimantan Selatan
Nusa Tenggara Barat (NTB)
Nusa Tenggara Timur (NTT)
Prakiraan cuaca ini bersifat umum. Informasi cuaca lebih spesifik setiap jam dapat dipantau melalui aplikasi Info BMKG, website resmi www.bmkg.go.id, atau media sosial resmi @infobmkg.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow