Mengapa Seafood di Eropa dan AS Minim Bumbu? Ini Alasannya

Mengapa Seafood di Eropa dan AS Minim Bumbu? Ini Alasannya

Smallest Font
Largest Font

Di Eropa dan Amerika Serikat, hidangan laut atau seafood seringkali disajikan dengan bumbu yang sangat sederhana. Kepiting, kerang, atau udang biasanya hanya direbus atau dikukus, lalu disajikan dengan saus seperti mentega cair atau perasan lemon. Mengapa demikian?

Menjaga Rasa Alami Seafood

Di negara-negara Barat, seafood dianggap sebagai hidangan premium yang menonjolkan rasa alami. Oleh karena itu, teknik memasak yang digunakan cenderung minimalis agar cita rasa laut yang segar tetap menjadi fokus utama dan tidak tertutupi oleh bumbu yang berlebihan.

Mempertahankan Tekstur yang Sempurna

Selain rasa, tekstur juga menjadi pertimbangan penting. Seafood matang dengan cepat, dan jika terlalu lama dimasak atau langsung dicampur dengan saus kental, dagingnya bisa menjadi alot, hancur, atau berair. Dengan merebus atau mengukus secara terpisah, tingkat kematangan dapat dikontrol sehingga daging tetap lembut dan juicy.

Saus Dihidangkan Terpisah

Penyajian bumbu secara terpisah memungkinkan setiap orang untuk menyesuaikan rasa sesuai dengan preferensi masing-masing. Beberapa orang mungkin lebih menyukai tambahan rempah kering, mentega asin, atau sekadar perasan lemon.

Konsep Clambake: Menikmati Rasa Alami

Konsep ini mirip dengan tradisi makan masyarakat seperti clambake, di mana seafood dimasak dengan uap air laut atau rumput laut. Proses ini memberikan rasa alami tanpa menambahkan banyak bahan lain.

Perbedaan dengan Tradisi Indonesia

Berbeda dengan di Indonesia, seafood biasanya diolah dengan bumbu yang kuat dan kompleks. Digoreng dengan sambal, dibakar dengan bumbu pedas manis, atau ditumis dengan rempah yang memiliki aroma yang kuat. Di sini, bumbu menjadi ciri khas utama masakan, bukan sekadar pelengkap.

Filosofi Memasak yang Berbeda

Teknik memasak seperti boiling, baking, atau frying ringan dengan sedikit bumbu lebih disukai di Barat. Tujuannya adalah untuk menonjolkan rasa asli bahan, bukan untuk "memasak bumbu". Hal ini berbeda dengan banyak masakan Asia yang seringkali memasukkan seafood langsung ke dalam saus sejak awal proses memasak.

Menghormati Rasa Alami Seafood

Filosofi di balik penyajian seafood Barat yang sederhana adalah keyakinan bahwa seafood segar memiliki rasa yang kuat tanpa perlu banyak bumbu tambahan.

Dua Pendekatan, Keunggulan Masing-Masing

Indonesia menghormati kualitas rempah-rempah dalam setiap hidangan laut, sementara Barat memilih untuk membiarkan rasa laut berbicara sendiri. Kedua metode ini berbeda, namun masing-masing memiliki keunggulan tersendiri.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow