Libur Nataru, Kunjungan Wisatawan ke Surabaya Melonjak Signifikan
Lonjakan kunjungan wisatawan ke Kota Surabaya selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) menjadi indikator positif menggeliatnya sektor pariwisata kota. DPRD Surabaya terus mendorong Pemkot untuk mengembangkan destinasi wisata secara berkelanjutan demi menarik lebih banyak wisatawan.
Lonjakan Kunjungan Wisatawan saat Libur Nataru
Ketua Komisi D DPRD Surabaya, dr. Akmarawita Kadir, menilai peningkatan jumlah wisatawan sebagai pertanda baik bagi daya tarik Kota Surabaya. Data Pemerintah Kota Surabaya menunjukkan sekitar 500.000 wisatawan mengunjungi Surabaya selama libur Nataru.
Menurut dr. Akmarawita Kadir, tingginya angka kunjungan ini merupakan hasil dari berbagai program dan event yang diselenggarakan oleh Pemkot Surabaya.
"Salah satunya melalui program Surabaya Holiday Super Sale 2025, yang memberikan diskon besar-besaran di pusat perbelanjaan, restoran, kafe, hingga hotel. Program seperti ini efektif menggerakkan sektor pariwisata sekaligus perekonomian kota," ujar dr. Akmarawita Kadir di Surabaya, Rabu (31/12/2025).
Surabaya Bukan Sekadar Kota Transit
Akmarawita Kadir menegaskan bahwa sektor pariwisata Surabaya semakin kuat menarik perhatian wisatawan, baik dari dalam maupun luar negeri. Surabaya kini telah bertransformasi menjadi tujuan wisata utama, bukan lagi sekadar kota transit.
Pengembangan Destinasi Wisata Berkelanjutan
DPRD Surabaya terus mendorong Pemkot untuk mengembangkan berbagai destinasi wisata secara berkelanjutan. Pengembangan ini mencakup berbagai aspek, termasuk wisata belanja, wisata pantai, wisata alam (seperti hutan mangrove), wisata kuliner, city tour, kawasan heritage, hingga wisata Kota Lama.
Kota Lama Jadi Primadona
Kawasan Kota Lama menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan karena nilai sejarah dan spot-spot yang instagramable.
"Kawasan Kota Lama saat ini menjadi salah satu destinasi favorit dan sangat diminati wisatawan karena nilai sejarah dan spot-spot yang instagramable," jelasnya.
Keamanan dan Kenyamanan Jadi Prioritas
Selain pengembangan destinasi, DPRD Surabaya juga menekankan pentingnya keamanan dan kenyamanan di seluruh lokasi wisata. Peningkatan fasilitas publik, pengamanan, dan penataan kawasan wisata harus terus dilakukan agar wisatawan merasa aman selama berada di Surabaya.
Fasilitas dan Sistem Pengamanan Harus Memadai
Keamanan menjadi faktor utama yang harus diperhatikan. DPRD berharap Pemkot terus memastikan seluruh destinasi wisata memiliki fasilitas dan sistem pengamanan yang memadai.
"Keamanan menjadi faktor utama. DPRD berharap Pemkot terus memastikan seluruh destinasi wisata memiliki fasilitas dan sistem pengamanan yang memadai," tegasnya.
Kontribusi Surabaya dalam Pariwisata Jawa Timur
Data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur mencatat bahwa sepanjang Januari hingga September 2025, jumlah perjalanan wisatawan nusantara ke Jawa Timur mencapai 164,12 juta perjalanan. Kota Surabaya menyumbang sekitar 35 persen dari total kunjungan tersebut.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow