Wawali Surabaya Imbau Waspada Transaksi Utang Piutang Usai Kasus Nenek Elina
Surabaya - Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, menyampaikan imbauan kepada masyarakat untuk mengambil pelajaran dari kasus kekerasan dan pengusiran yang menimpa nenek Elina Widjajanti (80). Ia menekankan pentingnya kewaspadaan dalam transaksi utang-piutang, terutama yang melibatkan sertifikat rumah sebagai jaminan, Selasa (30/12/2025).
Waspada Modus Utang Piutang
Armuji, yang dikenal dengan sapaan Cak Ji, mengingatkan warga Surabaya agar lebih berhati-hati dalam melakukan transaksi pinjam-meminjam uang, khususnya yang menggunakan sertifikat rumah sebagai jaminan.
"Saran saya (dari kasus kemarin) kan modus operandinya sudah jelas. Makannya kalau mau utang-piutang, mau pinjam-meminjam uang, yang jaminannya sertifikat rumah itu harus hati-hati," ujar Armuji.
Teliti Perjanjian Utang
Menurutnya, pemahaman yang teliti terhadap setiap poin perjanjian sangat penting. Celah sekecil apapun berpotensi dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab untuk keuntungan pribadi.
"Harus jeli, supaya tidak dimanfaatkan atau dicari kelengahannya, (jika tidak) nanti akan terjadi jual beli yang tidak transparan," terangnya.
Apresiasi Kinerja Polda Jatim
Di sisi lain, Cak Ji memberikan apresiasi kepada aparat kepolisian atas respons cepat mereka dalam menangani aspek hukum kasus nenek Elina.
Apresiasi khusus ditujukan kepada Polda Jawa Timur yang telah menetapkan dua tersangka dengan inisial SAK dan SA.
Langkah Konkret Kepolisian
“Kita sangat mengapresiasi langkah cepat, langkah konkret pihak kepolisian. Jadi tidak diragukan lagi apa yang dilakukan oleh Polda Jawa Timur,” tutup Cak Ji.
"Kita sangat mengapresiasi langkah cepat, langkah konkret pihak kepolisian. Jadi tidak diragukan lagi apa yang dilakukan oleh Polda Jawa Timur," tutup Cak Ji.
Pentingnya Kewaspadaan dalam Bertransaksi
Kasus yang menimpa Nenek Elina menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu waspada dan berhati-hati dalam setiap transaksi keuangan, terutama yang melibatkan aset berharga seperti sertifikat rumah.
Peran Pemerintah Kota Surabaya
Pemerintah Kota Surabaya berkomitmen untuk terus memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat terkait pentingnya literasi keuangan dan perlindungan konsumen.
Himbauan untuk Masyarakat Surabaya
Armuji kembali menghimbau agar masyarakat tidak ragu untuk berkonsultasi dengan pihak yang berwenang jika merasa ragu atau memiliki pertanyaan terkait transaksi keuangan.
"Saran saya (dari kasus kemarin) kan modus operandinya sudah jelas. Makannya kalau mau utang-piutang, mau pinjam-meminjam uang, yang jaminannya sertifikat rumah itu harus hati-hati," ujar Armuji.
Dukungan terhadap Proses Hukum
Pemerintah Kota Surabaya menyatakan dukungannya terhadap proses hukum yang sedang berjalan dan berharap agar kasus ini dapat segera diselesaikan dengan adil dan transparan.
Pesan dari Kasus Nenek Elina
Kasus Nenek Elina diharapkan menjadi pelajaran berharga bagi seluruh masyarakat agar lebih berhati-hati dan teliti dalam setiap transaksi keuangan, serta tidak mudah tergiur dengan tawaran yang menggiurkan namun berpotensi merugikan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow