Stasiun Jatake Siap Layani Commuter Line Tanah Abang-Rangkasbitung di 2026
PT Kereta Api Indonesia (Persero) (KAI) memastikan Stasiun Jatake yang terletak di Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, siap melayani masyarakat pada tahun 2026. Stasiun ini akan memperkuat layanan Commuter Line lintas Tanah Abang–Rangkasbitung.
Finalisasi Stasiun Jatake Menjelang 2026
Stasiun baru ini sedang dalam tahap finalisasi bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan.
Peningkatan Layanan Transportasi Publik
Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, menyampaikan bahwa pengembangan Stasiun Jatake adalah bagian dari strategi peningkatan kapasitas dan kualitas layanan transportasi publik di wilayah penyangga Jakarta.
Lintas Rangkasbitung mencatat pertumbuhan pengguna yang signifikan:
- 2022: 43.317.716 pengguna
- 2023: 62.085.471 pengguna
- 2024: 69.999.362 pengguna
- Januari–November 2025: 70.496.181 pengguna
“Pertumbuhan tersebut menunjukkan kebutuhan masyarakat terhadap layanan transportasi massal yang andal terus meningkat. Stasiun Jatake dipersiapkan untuk menjawab kebutuhan itu dengan menghadirkan akses yang lebih dekat, perjalanan yang lebih tertata, serta distribusi penumpang yang lebih merata,” ujar Bobby dalam keterangannya yang dikutip Senin (29/12).
Konsep TOD dan Kapasitas Stasiun Jatake
Stasiun Jatake dikembangkan dengan konsep Transit Oriented Development (TOD), memadukan fungsi transportasi dan aktivitas kawasan. Stasiun ini berdiri di atas lahan seluas 2.435 meter persegi dengan bangunan tiga lantai seluas sekitar 3.000 meter persegi.
Lokasi Strategis
Berada di KM 37+045 lintas Tanah Abang–Rangkasbitung, stasiun ini memiliki peron sepanjang 250 meter dengan lebar masing-masing 6 meter, serta diproyeksikan mampu melayani hingga 20.000 penumpang per hari.
Fasilitas Stasiun Jatake
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menjelaskan bahwa fasilitas Stasiun Jatake dirancang untuk mendukung kebutuhan pengguna Commuter Line secara menyeluruh.
Area dan Zona di Stasiun
Di dalam gedung stasiun tersedia area aktivitas penumpang, zona komersial, serta ruang perkantoran KAI. Area luar dilengkapi fasilitas parkir kendaraan roda dua, roda empat, dan sepeda, serta lahan pengembangan lanjutan seluas sekitar 4.000 meter persegi.
“Stasiun Jatake dipersiapkan sebagai simpul layanan baru yang mendukung kelancaran naik turun penumpang sekaligus mendorong pergerakan ekonomi kawasan yang terus berkembang,” kata Anne.
Rute Layanan Commuter Line
Stasiun Jatake akan melayani Commuter Line lintas Tanah Abang–Rangkasbitung, mencakup:
Tanah Abang, Palmerah, Kebayoran, Pondok Ranji, Jurang Mangu, Sudimara, Rawa Buntu, Serpong, Cisauk, Cicayur, Jatake, Parung Panjang, Cilejit, Daru, Tenjo, Tigaraksa, Cikoya, Maja, Citeras, hingga Rangkasbitung.
Penambahan stasiun ini diharapkan memperkuat distribusi penumpang dan meningkatkan kelancaran mobilitas harian masyarakat.
Progres Pembangunan dan Uji Operasional
Hingga akhir November 2025, progres pembangunan Stasiun Jatake telah mencapai 98,56%, mencakup prasarana utama dan fasilitas penunjang.
Tahap Akhir dan Keselamatan
Saat ini, KAI bersama DJKA Kemenhub tengah menjalani tahap akhir berupa uji prasarana dan kesiapan operasional guna memastikan aspek keselamatan dan keamanan sebelum stasiun beroperasi.
Komitmen Bersama
Sinergi KAI dan DJKA Kemenhub dalam pengembangan Stasiun Jatake menegaskan komitmen bersama untuk menghadirkan layanan perkeretaapian yang andal, aman, dan berorientasi pada kepentingan publik.
“Dengan penguatan aspek keselamatan, kenyamanan, dan keandalan layanan, kehadiran Stasiun Jatake diharapkan semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kereta api sebagai pilihan utama mobilitas harian di kawasan Tangerang dan sekitarnya,” tutup Anne.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow