Sekolah Rakyat Dievaluasi, Fokus pada Aspek Fisik hingga Capaian Akademik
Program Sekolah Rakyat sedang dievaluasi setelah berjalan hampir satu semester. Evaluasi ini bertujuan untuk menilai efektivitas program dan memastikan keselarasan dengan kebutuhan siswa, mencakup aspek fisik, psikososial, dan capaian akademik.
Evaluasi Menyeluruh Sekolah Rakyat
Ketua Tim Formatur Sekolah Rakyat, Mohammad Nuh, menyatakan bahwa evaluasi dilakukan secara komprehensif, mulai dari ide dasar hingga capaian pembelajaran selama satu semester.
“Sekarang ini kita sedang melakukan evaluasi, baik dari sisi ide dasarnya dulu seperti apa, pelaksanaannya, capaian dalam satu semester, ini yang sekarang kita konsolidasikan untuk kita evaluasi,” katanya di Graha Universitas Negeri Surabaya (Unesa) pada Senin (29/12/2025).
Fokus Evaluasi pada Tiga Aspek Utama
Nuh menjelaskan bahwa evaluasi pelaksanaan Sekolah Rakyat difokuskan pada tiga aspek utama yang berpusat pada kondisi dan perkembangan murid.
Aspek Fisik dan Kesehatan Siswa
Aspek pertama adalah fisik dan kesehatan siswa. Data kondisi fisik siswa, seperti berat dan tinggi badan, tingkat kesehatan, hingga kebugaran, dipetakan sejak awal dan dibandingkan setelah satu semester berjalan.
Aspek Psikososial dan Talenta
Aspek kedua adalah psikososial dan talenta. Setiap anak memiliki peta talenta yang menjadi dasar pengembangannya, dengan potensi dan minat anak sebagai pijakan utama pembelajaran.
Aspek Capaian Akademik
Aspek ketiga adalah capaian akademik, untuk melihat perkembangan murid selama kegiatan belajar mengajar.
“Insyaallah Januari nanti sudah bisa keluar hasil evaluasinya itu,” ucapnya.
Hasil Evaluasi Diumumkan Januari
Pihaknya memastikan bahwa hasil evaluasi pelaksanaan Sekolah Rakyat akan diumumkan kepada publik setelah selesai pada akhir Januari.
Pengukuran dengan Social Return on Investment (SROI)
Pengukuran hasil evaluasi tidak menggunakan pendekatan Return on Investment (ROI) seperti lembaga bisnis, melainkan Social Return on Investment (SROI).
“Karena Sekolah Rakyat bukan profit oriented, tetapi investasi sosial, maka yang kita ukur adalah Social Return on Investment. Berapa nilai sosial yang bisa kita telurkan dari Sekolah Rakyat,” ucapnya.
Rencana Pembangunan Gedung Permanen
Saat ini, Sekolah Rakyat beroperasi di 166 titik di Indonesia dengan menggunakan gedung sementara. Mulai tahun depan, Menteri Sosial (Mensos) berencana membangun gedung permanen untuk Sekolah Rakyat.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow