Buruh Geruduk Istana Negara, Tolak UMP Jakarta 2026 Rp 5,7 Juta
Ribuan buruh menggelar aksi demonstrasi di depan Istana Negara, Jakarta, hari ini. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk penolakan terhadap upah minimum provinsi (UMP) Jakarta 2026 sebesar Rp 5,7 juta.
Aksi Demo Buruh Tolak UMP
Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan Partai Buruh telah mengumumkan bahwa demonstrasi ini akan berlangsung pada hari ini dan Selasa (30/12).
Pengamanan Aksi Demonstrasi
Polres Metro Jakarta Pusat menurunkan 1.392 personel gabungan untuk mengamankan aksi demonstrasi ini. Tujuannya adalah untuk memastikan aksi berjalan dengan kondusif.
Kesiapan Pihak Kepolisian
"Kami siap melayani para pengunjuk rasa dan mengedepankan profesionalisme serta sikap persuasif di lapangan," ujar Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Polisi Susatyo Purnomo Condro di Jakarta, Senin (29/12).
Titik-Titik Pengamanan
Personel gabungan akan disebar di titik-titik strategis, termasuk kawasan Monumen Nasional (Monas). Hal ini dilakukan untuk mencegah gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta mengatur kelancaran lalu lintas di sekitar lokasi.
Imbauan Kapolres
Susatyo mengingatkan para peserta aksi untuk menyampaikan aspirasi dengan tertib dan tanpa melanggar aturan, serta menghindari tindakan anarkis.
"Sampaikan pendapat dengan santun, tidak merusak fasilitas umum, tidak membakar ban bekas, tidak melawan petugas keamanan dan taat pada aturan yang berlaku," ucap dia.
Pendekatan Humanis dalam Pengamanan
Personel yang bertugas tidak dibekali senjata tajam maupun senjata api. Mereka diminta untuk mengedepankan pendekatan humanis dalam mengamankan jalannya demonstrasi.
Adapun personel, tegasnya, tidak menggunakan senjata tajam saat pengalaman ataupun tidak dibekali senjata api. Mereka diminta mengedepankan pendekatan humanis.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow