Viral! Wanita 80 Tahun Diusir Paksa dari Rumahnya di Surabaya
Kasus pengusiran paksa yang menimpa Elina Widjajanti (80) di rumahnya, Dukuh Kuwukan, Surabaya, viral di media sosial. Peristiwa bermula pada 6 Agustus 2025, saat puluhan orang diduga dari ormas mendatangi rumahnya dan mengklaim telah membeli properti tersebut.
Awal Mula Pengusiran Paksa
Pada 6 Agustus 2025, puluhan orang mendatangi rumah Elina di Dukuh Kuwukan No.27, Kelurahan Lontar, Kecamatan Sambikerep, Surabaya. Mereka mengklaim bahwa rumah tersebut telah dibeli pihak lain, namun tidak dapat menunjukkan bukti kepemilikan yang sah.
Penolakan dan Perlawanan Korban
Elina dan keluarganya menolak klaim tersebut karena merasa tidak pernah menjual rumah yang telah mereka tempati sejak 2011. Ia bahkan menunjukkan sertifikat tanah sebagai bukti kepemilikan.
Kekerasan Fisik Saat Pengusiran
Saat perlawanan terjadi, beberapa pria memaksa Elina keluar dari rumah. Akibatnya, ia mengalami kekerasan fisik hingga hidung dan bibirnya berdarah, serta wajahnya memar.
Kondisi Keluarga Saat Kejadian
Di dalam rumah saat kejadian, terdapat anggota keluarga lain termasuk balita berusia lima tahun dan bayi 1,5 tahun yang ketakutan.
Pembongkaran Rumah dan Pemindahan Barang
Beberapa hari setelah pengusiran, akses masuk rumah Elina dipalang. Alat berat kemudian datang dan membongkar rumah tersebut hingga rata dengan tanah. Barang-barang dan dokumen penting milik Elina dipindahkan tanpa izin.
Kejanggalan Akta Jual Beli
Pihak yang mengklaim kepemilikan rumah menunjukkan akta jual beli yang dibuat pada 24 September 2025. Namun, data kelurahan hingga 23 September 2025 masih mencatat status tanah atas nama Elisabeth.
Laporan Polisi ke Polda Jawa Timur
Merasa dirugikan, Elina dan penasihat hukumnya, Wellem Mintarja, melaporkan kejadian ini ke Polda Jawa Timur pada 29 Oktober 2025. Laporan tersebut bernomor LP/B/1546/X/2025/SPKT/POLDA JAWA TIMUR, mencakup dugaan pengeroyokan dan perusakan.
Reaksi Publik dan Pemerintah
Kasus ini menjadi sorotan publik setelah video pengusiran dan pembongkaran rumah tersebar di media sosial. Masyarakat dan Pemerintah Kota Surabaya mengecam tindakan tersebut.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow