Siswa Indonesia Borong 12 Penghargaan di Ajang Robotika Internasional IYRC 2025

Siswa Indonesia Borong 12 Penghargaan di Ajang Robotika Internasional IYRC 2025

Smallest Font
Largest Font

Prestasi gemilang kembali diraih pelajar Indonesia di kancah internasional. Empat siswa Sekolah Kristen Tunas Bangsa jenjang SMP berhasil membawa pulang total 12 penghargaan dalam ajang International Youth Robot Competition (IYRC) 2025 di Shenzhen, China, pada 20–21 Desember 2025.

IYRC 2025: Ajang Kompetisi Robotika Internasional

Kompetisi robotika internasional ini mengusung tema 'Future Stars, Rising from Here', menekankan penguasaan teknologi abad ke-21, seperti robotika, pemrograman, dan kecerdasan artifisial. IYRC 2025 diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai negara, termasuk Korea, Hong Kong, Vietnam, Thailand, Singapura, Malaysia, dan Indonesia.

Kerja Sama dan Inovasi Membawa Kemenangan

Delegasi Sekolah Kristen Tunas Bangsa dari unit Sunter dan Green Ville, bekerja sama dengan Robotic Explorer, tampil kompetitif dan berhasil menyingkirkan banyak peserta lain melalui inovasi, ketepatan teknis, serta kemampuan problem solving yang kuat.

Daftar Peraih Medali dari SMPK Tunas Bangsa Green Ville

Jayden Jonathan Owen dari SMPK Tunas Bangsa Green Ville meraih:

  • Champion untuk kategori Energy Exploration
  • Silver untuk Wandering Planet
  • Bronze pada kategori Sumo

Ethan Natsael Puspanegara juga meraih:

  • Champion di Energy Exploration
  • 3rd Place untuk Sumo
  • Silver di Wandering Planet

Prestasi Siswa SMPK Tunas Bangsa Sunter

Sementara itu, dari SMPK Tunas Bangsa Sunter, Jasper Hartono Chandra menyabet:

  • 2nd Place untuk kategori Creative Design
  • Bronze pada Energy Exploration
  • Bronze pada Wandering Planet

Alveryo Seraphiel Tan meraih:

  • Silver di Wandering Planet
  • Bronze pada Energy Exploration
  • Bronze pada Sumo

Apresiasi dari Sekolah Kristen Tunas Bangsa

Kepala Divisi Pembinaan Siswa Sekolah Kristen Tunas Bangsa, Hardian, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas capaian para siswa. Menurutnya, keberhasilan di Shenzhen menjadi bukti kesiapan siswa Indonesia untuk bersaing di level global.

"Pencapaian ini adalah hasil dari memfasilitasi potensi siswa secara menyeluruh dan tentunya dengan pihak Robotic Explorer yang sangat membantu dalam rangkaian kompetisi ini. Kami tentunya ingin memastikan setiap siswa Tunas Bangsa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kompetensi teknologi (STEAM) dan karakter yang kuat untuk menghadapi masa depan," ujar Hardian.

Pengalaman Berharga Bagi Para Siswa

Keberhasilan ini juga dirasakan langsung oleh para siswa. Jayden Jonathan Owen, mengungkapkan bahwa kompetisi internasional tersebut memberikan pengalaman berharga di luar aspek teknis robotika.

"Pengalaman ini sangat luar biasa dan menyenangkan karena kami belajar banyak tentang kerja sama dalam tim, bagaimana memecahkan masalah dengan cepat, dan dapat berinteraksi dengan siswa dari negara lain. Terima kasih, medali ini untuk orang tua, guru, coach, dan sekolah yang terus mendukung kami," tuturnya.

Komitmen Sekolah dalam Pendidikan Berbasis Teknologi

Prestasi di ajang IYRC 2025 ini sekaligus menegaskan komitmen Sekolah Kristen Tunas Bangsa dalam mengembangkan pendidikan berbasis teknologi dan karakter. Sekolah yang telah berdiri selama 35 tahun ini kini mengelola delapan lokasi di wilayah Jabodetabek, dengan jenjang pendidikan dari TK hingga SMA.

Inspirasi Bagi Pelajar Indonesia

Capaian para siswa di Shenzhen diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi pelajar Indonesia lainnya untuk terus berinovasi, mengasah kompetensi teknologi, dan berani tampil di panggung internasional, sekaligus mengharumkan nama bangsa di bidang sains dan teknologi.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow