Unesa Kekurangan Guru Besar, Targetkan Peningkatan Signifikan di 2026
Universitas Negeri Surabaya (Unesa) tengah berupaya mengejar ketertinggalan jumlah guru besar. Dengan 151 guru besar dari 1.700 dosen aktif, Unesa masih membutuhkan setidaknya 20 guru besar lagi untuk mencapai proporsi ideal.
Rasio Guru Besar Unesa Belum Ideal
Rektor Unesa, Nurhasan, mengungkapkan bahwa rasio guru besar saat ini belum mencerminkan kebutuhan ideal perguruan tinggi negeri berbadan hukum (PTNBH). Idealnya, jumlah guru besar berkisar antara 10–15 persen dari total dosen aktif.
“Menurut saya masih kurang dan perlu kita tingkatkan,” kata Nurhasan, Senin (29/12/2025).
Komposisi ini dipengaruhi oleh rekrutmen dosen baru. Unesa telah merekrut sekitar 500 dosen muda dalam beberapa tahun terakhir untuk memenuhi kebutuhan sebagai PTNBH, yang menyebabkan penyesuaian rasio jabatan akademik.
“Mestinya sudah masuk 10–15 persen, tetapi karena kita merekrut dosen baru, kita harus lebih fokus meningkatkan itu agar tersusun bagus, berkualitas, dan semuanya by design,” ujarnya.
Fokus pada Pembinaan Dosen Muda
Nurhasan menekankan bahwa dosen muda, meskipun bergelar doktor, tidak dapat langsung menjadi profesor. Pembinaan dilakukan secara bertahap melalui tridharma perguruan tinggi.
Pengukuhan Guru Besar Baru dan Target 2026
Unesa mengukuhkan 11 guru besar baru pada akhir 2025 dalam Rapat Terbuka Senat Akademik. Penambahan ini merupakan bagian dari penguatan SDM akademik dan peningkatan kapasitas riset universitas.
“Tahun depan target kita 30 sampai 40 guru besar,” kata Nurhasan.
Anggaran dan Skema Pendampingan
Unesa menyiapkan anggaran penelitian sekitar Rp50 miliar untuk mendukung percepatan peningkatan jumlah guru besar, di luar anggaran akademik dan pengabdian kepada masyarakat.
Kampus juga menyiapkan skema pendampingan dan percepatan riset bagi dosen yang diproyeksikan menuju jabatan guru besar.
Fokus Riset Unesa
Arah riset difokuskan pada pengembangan model pembelajaran, agenda Asta Cita Presiden Prabowo, target SDGs dalam pemeringkatan internasional, serta program rencana strategis kementerian. Unesa juga mempertahankan keunggulan riset di bidang seni, olahraga, dan disabilitas.
“Harapannya, guru besar bisa menjadi mentor bagi dosen-dosen muda dan mahasiswa, agar capaian akademik itu menular,” ujarnya.
Kebutuhan Ideal dan Proses Pengukuhan
Dengan sekitar 1.700 dosen, Unesa membutuhkan setidaknya 170 guru besar untuk mencapai rasio ideal. Saat ini, sekitar 10 dosen masih menunggu proses pengukuhan.
Pentingnya Mentor Guru Besar
Keberadaan guru besar diharapkan dapat menjadi mentor bagi dosen muda dan mahasiswa, sehingga capaian akademik dapat ditularkan.
Upaya Peningkatan Kualitas Riset
Pengukuhan guru besar baru juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas riset di universitas.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow