Antusiasme Tinggi, Tiket Planetarium Jakarta Ludes dalam Hitungan Menit!
Antusiasme masyarakat untuk mengunjungi Planetarium Jakarta sangat tinggi selama libur akhir tahun ini. Tiket daring seringkali habis dalam hitungan menit, mendorong Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mengambil langkah antisipasi terhadap praktik percaloan.
Gubernur DKI Jakarta Tidak Tolerir Percaloan
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir praktik percaloan tiket Planetarium Jakarta. Ia meminta Dirut Jakpro bertanggung jawab jika praktik tersebut terjadi.
“Enggak mungkin ada calo. Kalau ada, yang saya minta tanggung jawab Dirut Jakpro,” kata Pramono di Jakarta, Senin (29/12).
Penjualan Tiket Daring Ludes dalam Menit
Tingginya minat masyarakat menyebabkan tiket Planetarium yang dijual secara daring kerap habis dalam hitungan menit. Pemesanan bahkan sudah penuh hingga 31 Desember.
“Baru dibuka, belum tiga menit sudah full booked,” ujar Politikus PDIP itu.
Skema Penjualan Tiket Dibagi Dua
Untuk memastikan akses yang adil dan mencegah penyalahgunaan, Pemprov DKI memutuskan untuk membagi skema penjualan tiket menjadi dua, yaitu 50 persen daring dan 50 persen langsung di lokasi.
Kebijakan ini ditujukan untuk mengakomodasi warga yang datang langsung, termasuk dari wilayah penyangga seperti Depok, Bekasi, dan Tangerang, agar tidak dirugikan oleh sistem daring semata.
Pramono menegaskan pengawasan akan diperketat dan pengelola diminta bertanggung jawab penuh terhadap tata kelola penjualan tiket.
Antusiasme Tinggi Sejak Dibuka Kembali
Antusiasme masyarakat terlihat tinggi sejak Planetarium Jakarta kembali dibuka untuk publik pada Kamis (25/12/2025). Tiket untuk menikmati pertunjukan selalu ludes terjual sejak tempat tersebut beroperasi.
Kapasitas Terbatas, Pertunjukan Selalu Penuh
Head of SBU Taman Ismail Marzuki, Anya Aprillia Christiana, mengatakan pihaknya menyediakan empat pertunjukan per hari dengan kapasitas 200 orang per pertunjukan.
Menurutnya, setiap pertunjukan selalu penuh dan tiket terjual habis.
"Selalu sold out. Kami release itu kurang dari 3 menit itu per show itu sudah langsung habis," kata dia, Minggu (28/12).
Nostalgia dan Pengunjung dari Luar Kota
Anya menambahkan banyak pengunjung yang datang untuk bernostalgia dengan Planetarium, mengingat tempat ini sudah lebih dari 13 tahun tidak beroperasi. Selain itu, banyak juga pengunjung yang baru pertama kali datang, bahkan dari berbagai daerah.
"Enggak hanya dari Jakarta, dari luar kota pun banyak. Pinggiran Jakarta, bahkan kalau kemarin kita terima banyak rombongan itu, ada yang dari Jawa, dari Klaten, cukup banyak pengunjungannya dari luar Jakarta, dari Jawa Barat, dari Bandung juga pada datang," kata dia.
Imbauan Pemesanan Tiket Secara Daring
Karena tingginya antusiasme publik dan terbatasnya kapasitas, Anya mengimbau masyarakat untuk memesan tiket secara daring melalui aplikasi Loket.com. Tiket yang disediakan untuk pengunjung yang datang langsung hanya 50 buah per pertunjukan.
"Karena untuk tiket on the spot itu kita sudah bagi, berarti kita di platform 150, 50-nya itu on the spot. Ini memang kondisinya animonya tinggi. Ada banyak sekali yang belum punya tiket langsung datang, tapi kami sarankan supaya perjalanan yang sudah jauh ke sini, mungkin bawa anak-anak juga, supaya kondisi lebih baik, melakukan reservasi dulu," kata dia.
Jadwal dan Harga Tiket
Terdapat empat pertunjukan Teater Bintang Planetarium dalam satu hari, yaitu pada pukul 09.00-09.45, 11.30-12.15, 14.00-14.45, 16.00-17.15. Harga tiket adalah Rp 10 ribu per orang. Pelajar pemegang KJP digratiskan selama tiga bulan.
Pertunjukan Astronomi yang Menarik
Selama pertunjukan, pengunjung akan disajikan konten mengenai astronomi, seperti kisah terbentuknya planet, galaksi, dan berbagai benda langit lainnya. Konten dikemas dengan menarik agar bisa diterima oleh semua kalangan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow