Ribuan PPPK Banyuwangi Sumbang Bibit Pohon untuk Reboisasi
Ribuan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di Kabupaten Banyuwangi menunjukkan rasa syukur atas pengangkatan mereka dengan memberikan sumbangan bibit pohon. Inisiatif ini dilakukan untuk mendukung program reboisasi dan konservasi lingkungan yang digalakkan oleh pemerintah daerah.
Wujud Syukur PPPK Paruh Waktu
Sebagai wujud syukur atas Surat Keputusan (SK) pengangkatan yang diterima dari Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, ribuan PPPK Paruh Waktu berinisiatif menyumbangkan bibit pohon. Langkah ini diharapkan dapat mendukung upaya pelestarian lingkungan di Banyuwangi.
Lidya, salah seorang penerima SK PPPK Paruh Waktu, mengungkapkan rasa syukurnya atas kesempatan yang diberikan. Ia mengatakan bahwa donasi bibit pohon ini adalah bentuk kontribusi nyata terhadap lingkungan.
"Ini sebagai bentuk syukur, sekaligus kontribusi nyata kami untuk lingkungan," ujar Lidya.
Pengumpulan dan Jenis Bibit Pohon
Bibit-bibit pohon yang disumbangkan oleh para PPPK Paruh Waktu dikumpulkan di Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi. Pengumpulan bibit ini dijadwalkan berlangsung hingga 15 Januari 2026.
Target dan Jenis Tanaman
Setiap PPPK Paruh Waktu menyumbangkan satu bibit pohon buah berbatang keras, seperti alpukat, durian, dan manggis. Gerakan ini menargetkan terkumpul sebanyak 4.888 bibit pohon.
Manfaat Ekonomi dan Ekologis
Pemilihan tanaman buah didasarkan pada manfaatnya yang beragam. Selain menjaga kelestarian alam, hasil buahnya juga memiliki nilai ekonomi yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar lokasi penanaman.
Apresiasi dari Bupati Banyuwangi
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengapresiasi inisiatif yang dilakukan oleh para PPPK Paruh Waktu. Ia menilai bahwa gerakan donasi bibit pohon ini merupakan wujud rasa syukur yang berdampak langsung bagi lingkungan dan sejalan dengan program pemerintah kabupaten.
Ipuk menjelaskan bahwa Pemkab Banyuwangi secara rutin melakukan konservasi lahan dengan menanam puluhan ribu pohon di sejumlah lahan kritis, terutama di kawasan hulu.
"Tentu Pemkab tidak bisa bergerak sendiri. Konservasi lingkungan harus dilakukan bersama-sama dengan banyak pihak. Donasi dari teman-teman PPPK paruh waktu, akan mendukung penghijauan di Banyuwangi. Selain mitigasi bencana, penghijauan juga menjamin lingkungan kita tetap sehat karena oksigennya cukup," ujar Ipuk.
Pemanfaatan Bibit Pohon untuk Reboisasi
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi, Ilham Juanda, menambahkan bahwa bibit pohon hasil donasi PPPK Paruh Waktu akan dimanfaatkan untuk kegiatan reboisasi di lahan-lahan kritis maupun kawasan hulu.
Tambahan Bibit dari Pemkab
Selain 4.888 bibit pohon dari PPPK Paruh Waktu, pada tahun 2026 Pemkab Banyuwangi juga telah menyiapkan sebanyak 30 ribu bibit pohon tambahan untuk mendukung program reboisasi.
Prioritas Lokasi Penanaman
"Januari bisa mulai kita lakukan penanaman. Ada tiga daerah yang menjadi sasaran prioritas. Yakni Kecamatan Songgon, Kalibaru dan Glenmore. Meski demikian, kecamatan lain tetap kita beri alokasi," pungkasnya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow