Labschool Jakarta Sabet Penghargaan di Asian Student Exchange Program 2025

Labschool Jakarta Sabet Penghargaan di Asian Student Exchange Program 2025

Smallest Font
Largest Font

SMA Labschool Jakarta kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah internasional. Kali ini, sekolah tersebut meraih Platinum dan Honorable Mention Award dalam ajang Asian Student Exchange Program (ASEP) 2025 yang berlangsung di Kaohsiung City, Taiwan, pada 23-28 Desember 2025.

Apa Itu Asian Student Exchange Program (ASEP)?

ASEP 2025 adalah program pertukaran pelajar tingkat Asia yang memadukan presentasi proyek berbahasa Inggris dengan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi. Program ini dirancang sebagai wadah pembelajaran berbasis internet sekaligus ajang pertukaran kunjungan antar negara di Asia.

Melalui ASEP, siswa dan guru dari berbagai negara dapat menjalin kerja sama dan persahabatan, memperluas wawasan, serta mendapatkan perspektif global. Tahun ini, ajang tersebut diikuti oleh delegasi dari tujuh negara, yaitu Filipina, Indonesia, Jepang, Korea, Taiwan, Thailand, dan Vietnam. Total ada 56 sekolah dengan jumlah partisipan mencapai 1000 orang.

Tema ASEP 2025

ASEP 2025 mengusung tema besar “Smart Environmental Actions: Youth Designing Future Cities”. Tema ini dipilih sebagai respons terhadap tantangan lingkungan global yang semakin kompleks.

Delegasi SMA Labschool Jakarta

Delegasi SMA Labschool Jakarta terdiri dari 13 siswa yang terbagi menjadi dua tim, yaitu Tim A dan Tim B, serta dua guru pendamping.

Tim A

Tim A beranggotakan Ahmad Azka Azura, Alisya Keyla Majid, Arjuna Pratama Fariz, Malika Anindya Pratiwi, Nayla Kirana Larasati, Qaisra Gemma Aramyntha, dan Fahmi Zahran Maktoob Sudarlin.

Tim B

Sementara itu, Tim B terdiri dari Adyaraka Pratama Baskoro, Aleyna Melati Putri Mirza, Azaleasyahda Amina Fatoni, Bhavna Rakana Hakim Fachri Ibrahim, dan Athaladitia Sheika Amanee Taufik.

Guru Pendamping

Dua guru yang mendampingi para siswa adalah Ali Murtandho dan Farid Mustafa Akmal.

Proyek yang Dibawakan

Masing-masing tim dari SMA Labschool Jakarta membawakan proyek inovatif yang berkaitan dengan tema lingkungan dan teknologi.

“Smarter Breath, Cleaner World”

Tim A mengusung proyek berjudul “Smarter Breath, Cleaner World”. Proyek ini berangkat dari keprihatinan terhadap meningkatnya isu polusi udara. Tim A menyoroti terbatasnya penerapan teknologi pemantau dan pengendali kualitas udara. Mereka berupaya menyuarakan pentingnya kesadaran akan kualitas udara dan menghadirkan gagasan inovatif untuk perbaikan kualitas udara.

“Advancing Digital Pedagogy in School”

Tim B membawakan proyek berjudul “Advancing Digital Pedagogy in School”. Proyek ini dilatarbelakangi diskusi mengenai peran teknologi digital dalam pembelajaran siswa. Tim B menyoroti isu lingkungan, khususnya berkurangnya jumlah pohon, dan mendorong pengurangan penggunaan kertas melalui pembelajaran berbasis digital.

Penampilan Seni “Pesona Nusantara”

Selain presentasi proyek, delegasi SMA Labschool Jakarta juga menampilkan pertunjukan seni tari kreasi “Pesona Nusantara”. Para siswa menampilkan kolaborasi tarian dari berbagai daerah di Indonesia. Penampilan ini bertujuan untuk memperkenalkan identitas dan kekayaan budaya Indonesia kepada peserta internasional.

Kesan Para Siswa

Nayla Kirana Larasati dari Tim A mengungkapkan bahwa dukungan dan kerja sama tim menjadi kunci keberhasilan mereka.

"Dukungan dari anggota satu tim membuat saya mampu memberikan penampilan terbaik. Kami saling mendukung dan berusaha maksimal, sehingga berhasil meraih prestasi pada ASEP 2025. Momen paling berkesan bagi saya adalah saat latihan hingga larut malam, ketika melihat rekan tim tetap menunjukkan semangat dan keyakinan tinggi saat latihan presentasi," kata Nayla Kirana Larasati, Sabtu (27/12/2025).

Sheika Amanee Taufik dari Tim B juga menyampaikan kebahagiaannya dapat mengikuti ASEP 2025.

"Perasaan saya sangat bahagia karena kami telah berusaha memberikan yang terbaik. ASEP 2025 memberikan pengalaman baru, termasuk mengenal lingkungan dan budaya yang berbeda. Momen paling berkesan adalah saat mempelajari kebiasaan masyarakat setempat, seperti penggunaan transportasi umum dan berjalan kaki, serta pengalaman menginap bersama host family yang membuat saya lebih memahami budaya dan kehidupan di sana," tutur Sheika Amanee Taufik.

Pengalaman Bersama Host Family

Selama program, delegasi SMA Labschool Jakarta tinggal bersama host family dari siswa National Feng Hsin Senior High School, Taiwan. Pengalaman ini memperkaya pemahaman lintas budaya para siswa dan memperkuat nilai toleransi, kolaborasi, serta rasa saling menghargai.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow