Bima Sakti Resmi Nakhodai Persela Lamongan di Championship

Bima Sakti Resmi Nakhodai Persela Lamongan di Championship

Smallest Font
Largest Font

Persela Lamongan secara resmi menunjuk Bima Sakti sebagai pelatih kepala untuk menghadapi lanjutan kompetisi Championship. Mantan pelatih Tim Nasional Indonesia itu diperkenalkan di Stadion Surajaya, Lamongan, Selasa (30/12/2025). Bima Sakti mengaku bersyukur atas kepercayaan yang diberikan dan siap membawa Persela kembali berjaya.

Debut Bima Sakti Bersama Laskar Joko Tingkir

Dalam perkenalan perdananya, Bima Sakti mengungkapkan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan untuk menangani Laskar Joko Tingkir. Tawaran dari manajemen Persela datang setelah ia menyelesaikan tugas bersama Timnas Indonesia di ajang SEA Games.

"Alhamdulillah, terima kasih kepada pengurus Persela yang telah memberikan kepercayaan kepada saya untuk menangani Persela di putaran kedua ini. Sekitar satu minggu lalu saya dihubungi pengurus Persela atas arahan Bapak Bupati," ujar Bima Sakti.

Alasan Bima Sakti Pilih Persela

Bima Sakti, pelatih berusia 49 tahun, menyebut Persela sebagai klub yang sudah lama ia kagumi sejak masih aktif sebagai pemain. Kehadiran sejumlah nama besar yang pernah membela Persela menjadi alasan emosional dirinya menerima tawaran tersebut.

"Saya mengidolakan Persela dari dulu. Banyak pemain bagus pernah ada di sini, seperti Marcio Souza, Fabiano Beltrame, Gustavo Lopez. Jadi saya tidak berpikir panjang lagi untuk menerima tawaran ini," katanya.

Harapan untuk Suporter dan Media

Bima Sakti menekankan pentingnya dukungan dari suporter dan media dalam proses kebangkitan Persela. Atmosfer positif akan sangat berpengaruh terhadap motivasi pemain. Ia juga terbuka terhadap kritik sebagai bentuk tanggung jawab profesional.

"Saya mohon support dari teman-teman media. Berita-berita positif itu penting untuk membangun motivasi pemain. Saya juga tidak anti kritik, terutama kepada saya sebagai pelatih," tegasnya.

Kepercayaan Penuh dari Manajemen

Faktor utama yang membuat Bima Sakti menerima tawaran Persela adalah kepercayaan penuh dari manajemen dalam urusan teknis tim, termasuk dalam proses pemilihan pemain.

"Satu poin yang membuat saya enggak mikir panjang untuk terima tawaran Persela, karena saya dipercaya yang urus semua. Saya yang pilih pemain," ucapnya.

Visi Manajemen Persela

Penasihat Persela Lamongan, Yuhronur Efendi, menyatakan bahwa manajemen dan pelatih memiliki visi yang sama dalam membangun Persela secara berkelanjutan dan lebih modern. Kesamaan pandangan tersebut menjadi modal penting untuk membawa Persela kembali berjaya.

"Kami punya visi yang sama untuk masa depan Persela. Banyak orang dengan idealisme yang sama di sini untuk membawa Persela terus berjaya," ujar Yuhronur.

Target Persela: Kembali ke Kasta Tertinggi

Yuhronur memastikan bahwa dalam waktu dekat Persela akan mengumumkan struktur manajemen baru, termasuk penunjukan CEO serta kehadiran sponsor utama. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya menjadikan Persela sebagai klub yang dikelola secara profesional.

"Harapan kami Persela menjadi sebuah indistri sepakbola, yang akan terpisah antara yang mengelola manajemen dan yang mengelola tim. Soal terget, kita tidak pernah berubah, bagaimana kita segera bisa ke kasta tertinggi," ucap Yuhronur.

Manajemen Persela berkomitmen untuk menjadikan klub sebagai industri sepak bola modern. Pemisahan antara pengelolaan manajemen dan tim menjadi fokus utama, dengan target utama kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow